RSUD Pirngadi Siaga Selama Libur Lebaran, IGD Tetap Buka 24 Jam
On Sabtu, Maret 14, 2026
PATIMPUS.COM - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Pirngadi Medan memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan optimal selama masa libur dan cuti bersama.
Hal ini disampaikan Kepala Tim Hukum dan Humas RSUD Dr Pirngadi Medan, Gibson Girsang, kepada wartawan, Sabtu (14/3/2026), terkait kesiapan rumah sakit dalam menghadapi kebutuhan layanan kesehatan pada masa libur dan cuti bersama.
Gibson mengatakan, RSUD Dr. Pirngadi berkomitmen untuk tetap memberikan pelayanan kesehatan secara maksimal kepada masyarakat selama masa libur dan cuti bersama.
Pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) tetap melayani masyarakat selama 24 jam dengan tenaga medis dan tenaga kesehatan yang kompeten,” ujar Gibson.
Ia menjelaskan, pihak rumah sakit juga memastikan ketersediaan obat-obatan, alat kesehatan, ruang rawat inap, layanan penunjang serta ambulans tetap dalam kondisi siaga untuk melayani pasien gawat darurat maupun rujukan.
Selain itu, Gibson menyampaikan bahwa pelayanan Poliklinik Rawat Jalan akan tutup sementara mulai 18 Maret hingga 24 Maret dalam rangka libur dan cuti bersama Hari Raya Nyepi dan Hari Raya Idulfitri 2026.
Namun demikian, masyarakat yang membutuhkan pelayanan selama masa libur dan cuti bersama tetap dapat datang ke IGD. “Pasien yang membutuhkan pelayanan selama libur dan cuti bersama, khususnya yang memerlukan pelayanan gawat darurat, dapat dilayani di IGD yang tetap buka selama 24 jam,” jelasnya.
Untuk mendukung pelayanan tersebut, RSUD Pirngadi juga menyiagakan sejumlah tenaga medis, termasuk dokter jaga di IGD.
“RSUD Dr. Pirngadi tetap menyiapkan dokter jaga IGD. Selain itu, kami juga menyiagakan dokter spesialis empat besar yaitu penyakit dalam, bedah, anak, dan obstetri ginekologi (obgyn). Dokter spesialis lainnya juga siap menerima konsultasi perawatan dengan sistem "on call" apabila diperlukan,” ungkap Gibson.
Terkait ketersediaan obat-obatan, RSUD Pirngadi juga memastikan bahwa seluruh kebutuhan obat tetap tersedia sesuai dengan formularium yang telah ditetapkan.
“RSUD Dr. Pirngadi berkomitmen memastikan ketersediaan obat-obatan sesuai dengan formularium yang ditetapkan,” katanya.
Sementara itu, Plt Direktur RSUD dr Pirngadi Medan dr Mardohar Tambunan, menjelaskan, pasien dengan penyakit kronis tetap dapat melanjutkan pengobatan selama masa libur dan cuti bersama melalui sistem Iterasi obat tanpa harus bertemu langsung dengan dokter.
“Pasien penyakit kronis tetap dapat dilayani untuk melanjutkan obat melalui sistem Iterasi obat, yaitu tanpa harus bertemu dokter dan langsung ke farmasi. Hal ini dapat dilakukan mulai tanggal 18 Maret 2026 di Farmasi Rawat Jalan. Sementara pasien yang tidak datang pada tanggal tersebut dapat mengambil obatnya di Farmasi IGD,” jelasnya.
Ia menambahkan, kebijakan tersebut telah diinformasikan kepada para pasien sebelumnya agar tetap dapat melanjutkan pengobatan secara rutin selama masa libur dan cuti bersama.
Selain itu, RSUD Pirngadi juga tetap membuka layanan tertentu selama libur dan cuti bersama. “Khusus untuk Poliklinik Klinis dan Medico Legal tetap buka, dengan pendaftaran pasien dilakukan di pelayanan pendaftaran pasien (PPP) IGD,” ujarnya.
Di sisi lain, pihak rumah sakit juga menyampaikan himbauan kepada masyarakat terkait pemanfaatan layanan kesehatan selama masa libur dan cuti bersama Hari Raya Nyepi dan Hari Raya Idulfitri. Masyarakat diharapkan menggunakan layanan IGD untuk kondisi darurat atau kegawatdaruratan medis.
“Untuk keluhan ringan, masyarakat dapat memanfaatkan layanan puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat terlebih dahulu. Selain itu, masyarakat juga diimbau tetap membawa identitas diri dan kartu BPJS atau KIS apabila membutuhkan pelayanan kesehatan,” kata Mardohar.
RSUD Pirngadi juga telah melakukan berbagai langkah antisipasi terhadap potensi peningkatan kasus selama masa libur dan cuti bersama.
“Rumah sakit telah menyiapkan tim medis dan tenaga kesehatan untuk tetap siaga. Kami juga memastikan kesiapan dan ketersediaan ruang rawat inap serta ruang perawatan intensif, termasuk ketersediaan alat medis dan obat-obatan. Selain itu, koordinasi dengan ambulans dan fasilitas rujukan juga terus diperkuat,” jelasnya.
Dia juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan selama merayakan Hari Raya Nyepi dan Hari Raya Idulfitri.
Masyarakat diminta mengatur pola makan agar tidak berlebihan mengonsumsi makanan yang tinggi lemak, gula, dan santan. Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk tetap cukup beristirahat, terutama bagi yang melakukan perjalanan mudik.
“Menjaga hidrasi tubuh dengan cukup minum air putih juga penting, serta berhati-hati saat berkendara dan tetap mematuhi aturan lalu lintas,” katanya.
Bagi masyarakat yang memiliki penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, maupun penyakit jantung, diimbau untuk tetap rutin mengonsumsi obat dan melakukan kontrol terhadap kondisi kesehatannya. (don)




