Nyaris Seribu Kantong Darah Terkumpul, Solidaritas Karyawan PTPN IV PalmCo Mengalir ke Berbagai Daerah

Sabtu, Mei 09, 2026

JAKARTA (patimpus.com) - Kesadaran akan pentingnya ketersediaan darah bagi layanan kesehatan mendorong PTPN IV PalmCo terus menggencarkan aksi donor darah di berbagai wilayah operasional perusahaan.


Sepanjang 2026, perusahaan perkebunan tersebut berhasil menghimpun 883 kantong darah melalui rangkaian kegiatan donor darah yang digelar di sejumlah daerah di Sumatera, Kalimantan, Jawa Barat, Banten, hingga Sulawesi.


Program donor darah itu dilaksanakan bekerja sama dengan sejumlah unit Palang Merah Indonesia (PMI) dan fasilitas kesehatan daerah. Sejumlah cabang PMI yang terlibat antara lain PMI Kota Sukabumi, PMI Kota Bandar Lampung, PMI Kota Palembang, PMI Kota Medan, PMI Kabupaten Deli Serdang, hingga PMI Kota Tebing Tinggi.


Puncak kegiatan donor darah digelar di Kantor Pusat PTPN IV PalmCo, Jakarta, Kamis (7/5/2026) lalu. Sejak pagi, ratusan karyawan tampak memadati area registrasi untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan sebelum mendonorkan darah.


Direktur Strategy & Sustainability PTPN IV PalmCo, Ugun Untaryo, mengatakan donor darah telah menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun budaya kerja yang sehat sekaligus memperkuat nilai kemanusiaan di lingkungan perusahaan.


“Donor darah bukan sekadar kegiatan rutin. Ada nilai kemanusiaan dan keberlanjutan yang ingin terus dibangun. Kesehatan menjadi aset penting, baik bagi perusahaan maupun masyarakat,” ucap Ugun dalam sambutannya.


Ia juga menyinggung sejarah perkembangan transfusi darah yang menurutnya menjadi pengingat penting tentang peran ilmu pengetahuan dalam menyelamatkan nyawa manusia. Penemuan sistem golongan darah ABO oleh ilmuwan Austria, Karl Landsteiner, disebutnya membuka jalan bagi transfusi darah yang aman hingga saat ini.


“Melalui donor darah, kita bisa saling membantu dengan cara yang sederhana, tetapi berdampak besar,” katanya.


Antusiasme peserta terlihat tinggi dalam kegiatan tersebut. Dari sekitar 215 pendaftar, sebanyak 175 orang dinyatakan lolos pemeriksaan kesehatan dan berhasil mendonorkan darah.


Perwakilan PMI Kota Sukabumi, Khairil Nafis, mengapresiasi konsistensi perusahaan dalam mendukung pemenuhan stok darah di daerah.


“Pasokan darah sangat penting untuk menjaga kebutuhan rumah sakit dan pasien. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut secara berkala,” ujarnya.


Di tengah padatnya aktivitas operasional perusahaan, sejumlah karyawan mengaku tetap antusias mengikuti donor darah. Arlan, salah satu peserta, menilai kegiatan tersebut menjadi ruang untuk menumbuhkan kepedulian sosial di lingkungan kerja.


Hal senada disampaikan Teddy Bakyard yang mengaku bangga dapat ikut berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan tersebut. Sementara itu, karyawan lainnya, Andrifan, berharap darah yang didonorkannya dapat membantu masyarakat yang membutuhkan.


“Walaupun hanya satu kantong, mudah-mudahan bisa sangat berarti bagi orang lain,” katanya.


Bagi Anastasya Indriani, donor darah bukan hanya bentuk kepedulian sosial, tetapi juga simbol harapan bagi sesama. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus menjadi agenda rutin perusahaan.


Melalui rangkaian donor darah yang digelar di berbagai daerah, PTPN IV PalmCo tidak hanya berupaya memperkuat budaya sehat di lingkungan kerja, tetapi juga berkontribusi menjaga ketersediaan darah bagi masyarakat. Di tengah kebutuhan darah yang kerap meningkat, keterlibatan dunia usaha dinilai menjadi salah satu penopang penting bagi keberlangsungan layanan kesehatan. (rel/don)

‎Tinjau Embarkasi Medan, Wamenhaj RI Apresiasi Kesiapan Sumut Tangani Jemaah Transit dan Technical Landing

Jumat, Mei 08, 2026

‎MEDAN (patimpus.com) -  Wakil Menteri  Haji dan Umrah (Wamenhaj) Republik Indonesia (RI), Dahnil Anzar Simanjuntak, meninjau langsung pelayanan jemaah haji di Asrama Haji Medan, Jumat (8/5/2026). 

‎Dalam kunjungan tersebut, Wamenhaj menegaskan pentingnya kesiapan Sumatera Utara sebagai daerah strategis penyangga operasional haji nasional, khususnya dalam menangani jemaah transit dan pesawat yang mengalami technical landing.

‎Kunjungan itu turut didampingi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Utara, Dr. Zulkifli Sitorus, Plt Kepala Asrama Haji Medan Akmalsyah, Kabid Bina Haji dan Umrah Dr. Torang Rambe, serta Kasubbag TU Asrama Haji Medan.

‎Dalam peninjauan tersebut, Dahnil menyapa dan berdialog langsung dengan sejumlah jemaah, termasuk jemaah asal Kalimantan yang mengalami demensia sehingga tertunda keberangkatannya akibat technical landing. Wamenhaj juga menyempatkan diri berbincang dengan keluarga jemaah dan memastikan kondisi jemaah mendapat perhatian petugas.

‎Selain itu, Dahnil turut menemui jemaah asal Kabupaten Labuhanbatu Utara yang sempat gagal berangkat akibat kadar hemoglobin (Hb) rendah. Kepada jemaah yang sedang menjalani pemulihan kesehatan, ia meminta agar tidak memaksakan diri sebelum benar-benar dinyatakan fit untuk berangkat ke Tanah Suci.

‎“Yang penting sehat. Jangan dipaksakan. Kalau sudah benar-benar fit, insyaallah nanti berangkat dengan lancar,” ujarnya memberi semangat kepada jemaah.

‎Selain meninjau kondisi jemaah, Wamenhaj juga melihat langsung stan perbaikan tas paspor milik koperasi Asrama Haji Medan. Layanan tersebut membantu memperbaiki tas jemaah yang rusak dengan biaya terjangkau dan tergantung tingkat kerusakan.

‎Menurut Dahnil, inovasi sederhana tersebut merupakan bentuk pelayanan responsif yang patut dikembangkan di embarkasi lain.

‎“Ini bagus dan bisa menjadi contoh bagi asrama haji lain,” katanya.

‎Dalam arahannya kepada jemaah, Wamenhaj juga mengingatkan pentingnya menjaga kondisi fisik selama menjalankan ibadah haji serta menghindari pengeluaran yang tidak perlu.

‎“Bapak dan Ibu, jaga kesehatan dan kurangi berbelanja, terutama untuk hal-hal yang tidak penting,” pesannya.

‎Saat diwawancarai Humas Kanwil Kemenhaj Sumut, Dahnil menjelaskan bahwa Sumatera Utara memiliki posisi penting dalam operasional haji tahun ini karena menjadi titik transit sekaligus lokasi mitigasi apabila terjadi kendala penerbangan maupun kondisi kesehatan jemaah.

‎“Sumut ini menjadi buffer zone. Artinya, Sumatera Utara harus siap melakukan mitigasi dan pelayanan terhadap jemaah yang terpaksa tidak bisa berangkat karena sakit maupun akibat technical landing pesawat,” jelasnya.

‎Menurutnya, kondisi tersebut menuntut kesiapan pelayanan tambahan, mulai dari akomodasi, konsumsi, transportasi, hingga koordinasi cepat dengan maskapai dan pihak syarikah.

‎“Beberapa hari lalu ada pesawat yang harus landing di sini dan dilakukan pergantian pesawat. Maka pelayanan harus cepat, termasuk hotel, konsumsi, dan kebutuhan jemaah lainnya,” ujarnya.

‎Dahnil menyebut secara umum pelayanan di Embarkasi Medan berjalan baik dan mengalami peningkatan dibanding tahun-tahun sebelumnya. Ia mengapresiasi kesiapan petugas dalam melayani jemaah reguler maupun jemaah transit.

‎“Alhamdulillah, konsumsi tidak ada masalah, akomodasi lancar, dan pelayanan terhadap jemaah transit maupun technical landing juga berjalan baik,” katanya.

‎Meski demikian, ia menegaskan evaluasi harus terus dilakukan, termasuk terhadap berbagai keluhan jemaah seperti kerusakan tas bawaan.

‎“Kalau ada kekurangan, harus langsung ada perbaikan dan evaluasi. Cara-cara seperti ini harus terus dilakukan,” tegasnya.

‎Wamenhaj juga meminta agar kegiatan seremonial keberangkatan tidak dilakukan secara berlebihan agar jemaah memiliki waktu istirahat yang cukup, terutama bagi jemaah gelombang kedua yang langsung mengenakan pakaian ihram dan melaksanakan umrah wajib setibanya di Arab Saudi.

‎“Mereka membutuhkan energi yang besar. Jadi harus banyak istirahat, termasuk selama di pesawat,” pungkasnya.

‎Sementara itu, Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sumut, Dr. Zulkifli Sitorus, menyampaikan bahwa kunjungan Wamenhaj menjadi motivasi sekaligus penguatan bagi seluruh petugas embarkasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada jemaah.

‎“Alhamdulillah, kunjungan Bapak Wakil Menteri Haji dan Umrah RI menjadi motivasi bagi seluruh jajaran petugas di Embarkasi Medan untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah. Berbagai arahan yang disampaikan akan menjadi perhatian kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, terutama dalam menghadapi dinamika operasional haji seperti technical landing maupun penanganan jemaah dengan kondisi kesehatan khusus,” ujarnya.

‎Menurut Zulkifli, Embarkasi Medan tidak hanya melayani keberangkatan jemaah reguler, tetapi juga memiliki tanggung jawab strategis dalam mendukung kelancaran operasional haji nasional.

‎“Embarkasi Medan harus siap menghadapi berbagai situasi, termasuk kondisi darurat dan transit penerbangan. Karena itu, koordinasi lintas sektor terus kami perkuat demi memastikan kenyamanan dan keselamatan jemaah tetap menjadi prioritas utama,” tegasnya. (rel/soni)

‎Peringati HUT Ke 1 Tahun, DPC KOMBAT Medan Maimun Perkokoh Dan Lebarkan Sayap Akar Rumput ‎

Jumat, Mei 08, 2026

MEDAN (patimpus.com) - Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 1 Komando Bela Tanah Air (KOMBAT) Restorasi Indonesia (RI) menjadi tonggak sejarah bagi perjalanan organisasi kemasyarakatan tersebut untuk mempertegas komitmennya dalam menjaga integritas dan memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat luas.

‎Tidak hanya itu, untuk memastikan visi misi KOMBAT tersampaikan secara merata di seluruh wilayah Sumatera Utara (Sumut), melalui langkah strategisnya, organisasi tersebut menyerahkan Surat Keputusan (SK) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan Mandat untuk Dewan Pimpinan Ranting (DPRt) Kelurahan.

‎KOMBAT berkomitmen mempercepat ekspansi organisasi dengan memperkokoh serta terus melebarkan sayap hingga ke lapisan akar rumput mulai dari Kecamatan, Kelurahan dan Lingkungan.

‎Satu Komando mengikuti arahan dan instruksi atasan, Ketua DPC KOMBAT Kecamatan Medan Maimun M Yamin Nasution bergerak cepat dengan menyerahkan Surat Mandat dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) KOMBAT Kota Medan kepada Ketua, Sekretaris dan Bendahara (KSB) Dewan Pimpinan Ranting (DPRt) Kelurahan se Medan Maimun.

‎Yamin berharap dengan diserahkannya Mandat kepada Ranting KOMBAT se Medan Maimun, KSB dapat bergerak membentuk kepengurusan DPRt di Kelurahan masing-masing sehingga masyarakat dapat mengenal dan merasakan kehadiran yang baik serta bermanfaat dengan adanya KOMBAT di wilayah Medan Maimun.

‎"Ya, Alhamdulillah, pada saat peringatan ulang tahun KOMBAT yang pertama pada 5 Mei 2026 kemarin, Kita DPC telah menerima SK kita dan Mandat untuk ranting kelurahan se Medan Maimun, Jadi sesuai intruksi dari Ketua DPW KOMBAT Sumut bung Ricky Anthony, beliau ingin kader Kombat itu berlapis-lapis dengan jumlah standart Kader Sumut sebanyak 50 ribu Kader sebelum pelantikan di bulan 11," ungkap Yamin disela-sela acara penyerahan Mandat KSB Ranting Kelurahan se Medan Maimun pada Rabu malam (6/5/2026) di Sekretariat Markas KOMBAT Jalan Brigjend Katamso Kelurahan Sei Mati Kecamatan Medan Maimun (Warung Minang Cakra).

‎"Jadi Kita harapkan dengan diserahkannya Mandat Ranting Kelurahan kepada KSB SE Medan Maimun, mereka dapat bergerak menyusun kepengurusannya dan merekrut para pemuda pemudi dilingkungannya masing-masing," tambah Yamin.

‎Yamin menjelaskan lagi, diacara Ulang Tahun KOMBAT yang pertama sudah ditegaskan oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) KOMBAT RI Iskandar ST dan Ketua DPW KOMBAT Sumut Ricky Anthony bahwa Kombat ini organisasi kemasyarakatan yang independen, tidak ada paksaan untuk bergabung di KOMBAT, karena cita-cita didirikannya KOMBAT untuk menciptakan pemimpin-pemimpin yang bermental baja, berjiwa kesatria, dan berakhlak, karena setiap anak bangsa berkewajiban untuk membela Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), demi mewujudkan Indonesia yang lebih baik, dan mewujudkan gerakan perubahan (restorasi) di semua tingkatan.

‎"Tadi saya juga sudah beri arahan kepada KSB Ranting, bahwa setelah menerima mandat untuk segera bergerak membentuk pengurus dan merekrut generasi muda di wilayah masing-masing, jika ada yang berpotensi jadi pemimpin, sesuai arahan pak Ketum DPP KOMBAT RI bapak Iskandar ST maka kita dukung hingga dia menjadi pemimpin yang hebat, karena cita-cita Kombat melahirkan pemimpin yang handal untuk bangsa dan negara. Dan di KOMBAT kita diajarkan untuk menjaga persatuan dan persaudaraan jika satu orang kader Kombat disakiti, maka kita semua merasakan tersakiti, jika Kombat di ganggu maka kita semua terganggu dan siap menjadi garda terdepan," kata Yamin.

‎Yamin juga mengingatkan KSB untuk tidak mengedarkan proposal diluar, bisa bersinergi dengan pemerintah di wilayah masing-masing dan juga menjalin hubungan yang baik di masyarakat karena KOMBAT bukan milik sekelompok, tapi Kombat milik masyarakat Indonesia. (Soni)

RSU Haji Medan Siaga Penuh Layani Kesehatan Calon Jemaah Haji

Kamis, Mei 07, 2026

MEDAN (patimpus.com) - RSU Haji Medan memastikan kesiapan penuh dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi calon jemaah haji (CJH) Embarkasi Medan. Rumah sakit ini kembali ditunjuk sebagai rujukan utama untuk penanganan medis jemaah selama proses keberangkatan hingga pemulangan.


Kepala Bidang Pelayanan Medik dan Keperawatan RSU Haji Medan, drg Fitrady Ulianda Siregar, MKes, mengatakan pihaknya telah menurunkan tim medis untuk mendukung layanan kesehatan di Asrama Haji Medan. Tim tersebut terdiri dari dua dokter subspesialis dan empat dokter umum yang bertugas selama masa embarkasi dan debarkasi.


"Sejauh ini sudah ada beberapa calon jemaah haji yang sempat dirawat dan kini dinyatakan layak berangkat. Tim kami tetap bertugas hingga seluruh rangkaian pemberangkatan dan pemulangan selesai,” ujarnya, Rabu (6/5/2026).


Fitrady menjelaskan, secara umum tidak ada perbedaan signifikan dalam layanan tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya. RSU Haji Medan tetap menyiapkan fasilitas terbaik, termasuk ruang perawatan dengan standar VIP bagi jemaah yang dirujuk, serta pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) sesuai standar medis.


Berdasarkan data sementara, keluhan kesehatan yang paling banyak ditangani di antaranya hipertensi, anemia, dan gangguan kecemasan. Meski demikian, seluruh kebutuhan obat-obatan dan peralatan medis dipastikan tersedia.


"Prinsip kami adalah memberikan pelayanan terbaik kepada tamu-tamu Allah. Harapannya, jemaah bisa berangkat dalam kondisi sehat, menjalankan ibadah dengan baik, dan kembali ke tanah air juga dalam keadaan sehat,” katanya.


Selain pelayanan kuratif, tim medis juga aktif melakukan upaya pencegahan di Asrama Haji melalui observasi dan stabilisasi kondisi kesehatan jemaah. Langkah ini dilakukan untuk meminimalisir rujukan ke rumah sakit, meskipun beberapa kasus tetap membutuhkan penanganan lanjutan di RSU Haji Medan.


Fitrady turut mengimbau para calon jemaah haji agar menjaga kondisi fisik selama berada di Tanah Suci. Mengingat suhu yang cukup tinggi, jemaah diminta memperbanyak konsumsi air putih untuk menghindari dehidrasi serta mengurangi paparan langsung sinar matahari. Dia berharap seluruh rangkaian ibadah haji tahun ini dapat berjalan lancar tanpa kendala kesehatan yang berarti bagi para jemaah.


“Jangan memaksakan diri dalam beribadah. Utamakan rukun dan wajib haji, serta tetap perhatikan kondisi kesehatan. Jika ada keluhan, segera konsultasikan dengan dokter atau perawat yang mendampingi di setiap kloter,” imbaunya. (rel/don)

Gubernur Sumut dan BPJS Kesehatan Sepakat Tingkatkan Akses dan Mutu Layanan Peserta JKN

Rabu, Mei 06, 2026

MEDAN (patimpus.com) - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution, mengajak BPJS Kesehatan untuk bersama-sama terus meningkatkan kualitas layanan bagi peserta.


Hal ini dinilai penting karena layanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat agar tidak mengalami kesulitan saat berobat. 


Pernyataan tersebut disampaikan Bobby saat menerima audiensi Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan Akmal Budi Yulianto, dan Anggota Dewan Pengawas BPJS Kesehatan Afif Johan di ruang kerjanya, pada Selasa (05/05). 


Bobby menerangkan bahwa Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) dan Program Berobat Gratis (Probis) Sumut Berkah, merupakan program unggulan dan prioritas di Provinsi Sumatera Utara. Bobby berharap agar seluruh pihak terkait, salah satunya BPJS Kesehatan untuk dapat mendukung penuh, agar masyarakat dapat merasakan manfaatnya. 


“Kami mengapresiasi dukungan dari semua pihak dalam memperkuat layanan kesehatan di Sumatera Utara, khususnya BPJS Kesehatan. Mengingat ini menjadi urusan wajib bagi pemerintah kepada masyarakat,” kata Bobby. 


Pada kesempatan yang sama, Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, Akmal Budi Yulianto menyampaikan terima kasih dan apresiasinya kepada Gubernur Sumatera Utara atas dukungannya terhadap capaian Universal Health Coverage (UHC) Prioritas di wilayah Provinsi Sumatera Utara yang dapat tercapai dalam waktu yang singkat. 


“Kami mendukung penuh Probis Sumut Berkah yang menjadi andalan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Semoga sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dengan BPJS Kesehatan dapat terus berjalan dengan baik demi tercapainya jaminan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat,” kata Akmal. 


Akmal mengatakan bahwa BPJS Kesehatan akan menguatkan sinergi dengan pemerintah daerah di wilayah Provinsi Sumatera Utara, agar setiap pemerintah daerah mendapatkan pemahaman yang sama terkait penyelenggaraan Program JKN. 


“Kami juga akan bekerja sama dengan pemerintah daerah terkait peningkatan kepatuhan peserta, baik masyarakat umum maupun peserta badan usaha tentang Program JKN, agar dapat meningkatkan cakupan dan keaktifan peserta Program JKN,” tutur Akmal. 


Lebih lanjut, Akmal menyampaikan bahwa pihaknya akan memastikan koordinasi antara BPJS Kesehatan dengan fasilitas kesehatan dapat berjalan lebih optimal. Menurutnya, kemudahan akses layanan kesehatan merupakan hal yang penting agar masyarakat pelayanan yang prima. 


“Kita berharap dengan adanya sinergi antara Pemerintah Daerah Provinsi Sumatera Utara melalui Satgas Mutu Layanan Pada Fasilitas Kesehatan dengan BPJS Kesehatan melalui Petugas BPJS Satu, dapat mendorong pelayanan prima fasilitas kesehatan kepada peserta Program JKN di wilayah Provinsi Sumatera Utara,” kata Akmal. 


Turut hadir pada pertemuan tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Basarin Yunus Tanjung, Kepala Dinas Kesehatan H Muhammad Faisal Hasrimy, Kepala Dinas Sosial IIyan Chandra Simbolon, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Utara  Erwin Hotmansah Harahap. 


Hadir pula jajaran BPJS Kesehatan diantaranya Deputi Direksi Wilayah I Mustafa, Deputi Direksi Perluasan dan Kepatuhan Peserta Mangisi Raja Simarmata, dan Asisten Deputi Kepesertaan dan Mutu Layanan Wilayah I Rasinta Ria Ginting. (re/don)

Ekbis

Pendidikan