Headline News

Momentum Ramadhan, Asian Agri Pererat Silaturrahim Dengan Insan Pers Sumut

PATIMPUS.COM - Dalam memanfaatkan momentum bulan suci Ramadhan 1447 H, Asian Agri menyelenggarakan kegiatan buka puasa bersama awak media S...

Momentum Ramadhan, Asian Agri Pererat Silaturrahim Dengan Insan Pers Sumut
| Rabu, Februari 25, 2026

By On Rabu, Februari 25, 2026


PATIMPUS.COM - Dalam memanfaatkan momentum bulan suci Ramadhan 1447 H, Asian Agri menyelenggarakan kegiatan buka puasa bersama awak media Sumatera Utara di Hotel Karibia, Medan, Rabu, 25 Februari 2026. 


Mengangkat semangat “Menebar Kebaikan, Menanam Kembali Harapan”, kegiatan ini menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi serta memperkuat kebersamaan dengan insan pers di Sumatera Utara dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan. 


Acara dihadiri para jurnalis dari berbagai media di Medan. Dalam suasana Ramadan yang penuh makna kebersamaan, perusahaan juga mengundang 20 anak yatim binaan Majelis Zikir El-Khair untuk berbagi kebahagiaan, sehingga memperkuat silaturahmi dan kebersamaan menjelang waktu berbuka.


Regional Head Sumatera Utara Asian Agri, Herman Sembiring, menegaskan bahwa media memiliki peran strategis dalam menjembatani komunikasi antara perusahaan dan masyarakat.


“Media berperan sebagai penghubung antara perusahaan dan publik. Melalui rekan-rekan pers, informasi, klarifikasi, hingga cerita tentang kemitraan dan kontribusi sosial dapat tersampaikan secara utuh dan berimbang,” ujarnya.


Menurut Herman, hubungan yang terjalin selama ini dibangun atas dasar saling percaya dan komunikasi yang terbuka. Di tengah dinamika industri yang terus berkembang, ruang dialog seperti ini menjadi penting untuk menjaga pemahaman yang konstruktif antara perusahaan dan publik.


Senada dengan hal tersebut, Head of Corporate Communications Asian Agri, Prama Yudha Amdan menyampaikan, semangat menebar kebaikan juga tercermin dalam cara perusahaan mengelola usahanya sehari-hari.


“Industri kelapa sawit memiliki karakteristik yang unik karena hampir seluruh bagian tanaman dapat dimanfaatkan, mulai dari minyaknya yang menjadi bahan pangan dan energi, hingga limbahnya yang dapat diolah kembali menjadi pupuk atau sumber energi. Ini lah yang menjadi semangat ekonomi sirkular, dimana tidak ada yang terbuang, semua bagian memberikan nilai,” jelasnya.


Ia menambahkan, potensi tersebut hanya dapat memberikan dampak positif jika dikelola secara bertanggung jawab dan konsisten dalam jangka panjang.


Komitmen itu dijalankan melalui penggunaan bibit unggul, praktik budidaya berkelanjutan, peningkatan produktivitas tanpa membuka lahan baru, serta penguatan kemitraan dengan para petani. Menurutnya, keberlanjutan tidak dapat dibangun sendiri.


“Inilah semangat Bermitra Lebih Baik — tumbuh bersama melalui kolaborasi yang saling menguatkan,” tambahnya.


Kemudian Ketua PWI Sumatera Utara mewakili insan pers Sumatera Utara, H. Farianda Putra Sinik, dalam sambutannya juga mengapresiasi Asian Agri atas silaturahmi yang berkelanjutan dengan insan pers Sumatera Utara.  


“Kami mengapresiasi Asian Agri yang sudah sejak  dahulu sudah  dekat dengan pers Sumatera Utara, harapan kami teruslah silaturahmi ini dipertahankan,”  ujarnya.


Menutup rangkaian acara, manajemen Asian Agri menegaskan harapannya, agar hubungan baik dengan insan pers Sumatra Utara semakin kuat dan terus terjaga. 


Kebersamaan di bulan Ramadan ini menjadi pengingat bahwa komunikasi yang terbuka, jujur, dan saling menghargai akan menghasilkan kepercayaan jangka panjang dengan seluruh pemangku kepentingan.


Kepercayaan tersebut tercipta melalui komitmen Asian Agri dalam menjalankan filosofi 5C — Community, Country, Climate, Customer, dan Company — yang menempatkan kebermanfaatan dan tanggung jawab sebagai bagian dari setiap langkah perusahaan. 


Bagi Asian Agri, pertumbuhan usaha harus selaras dengan kontribusi nyata bagi masyarakat, lingkungan dan seluruh pihak yang mendukung perusahaan. (don)


Pemko Medan Turunkan Tarif Parkir, Kereta Rp2.000
| Rabu, Februari 25, 2026

By On Rabu, Februari 25, 2026


PATIMPUS.COM - Pemko Medan resmi melakukan menurunkan atau penyesuaian tarif retribusi parkir untuk kendaraan roda dua dan roda empat melalui Peraturan Walikota (Perwal) terbaru nomor 9 Tahun 2026 tentang peninjauan Besaran Tarif Retribusi Pelayanan Parkir di Tepi Jalan Umum. 


Kebijakan ini diambil sebagai bentuk peningkatan pelayanan sekaligus stimulus ekonomi bagi masyarakat.


Hal ini disampaikan langsung Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat doorstop dengan Wartawan di Balaikota, Rabu (25/2/26).


Dijelaskan Rico Waas, dalam kebijakan baru tersebut, tarif parkir sepeda motor yang sebelumnya Rp3.000 diturunkan menjadi Rp2.000. Sementara tarif parkir mobil yang sebelumnya Rp5.000 kini menjadi Rp4.000.


Menurut Rico Waas Penyesuaian ini dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi masyarakat serta kebutuhan akan layanan parkir yang lebih tertib dan terstandarisasi. 


"Pemko Medan menilai kebijakan ini dapat membantu meringankan beban pengeluaran masyarakat sekaligus menciptakan sistem perparkiran yang lebih baik," jelas Rico Waas didampingi Asisten Ekbang Citra Effendi Capah, Asisten Umum Laksamana Putra Siregar, Aspemsos Muhammad Sofyan dan Plt Kadis Perhubungan, Suriono serta Kadis Kominfo Arrahmaan Pane.


Selain penyesuaian tarif, lanjut Rico Waas, Pemko Medan juga menerapkan sistem pembayaran parkir secara manual (tunai) dan digital melalui QRIS atau metode non-tunai. Langkah ini bertujuan meningkatkan transparansi dan mempermudah masyarakat dalam melakukan pembayaran.


"Untuk memastikan sistem berjalan optimal, akan dibentuk satuan tugas (Satgas) khusus yang bertugas mengawasi penyelenggaraan parkir di tepi jalan umum. Penindakan terhadap juru parkir (jukir) liar juga akan terus dilakukan secara tegas seperti yang telah dilakukan Tim Cakrawala," ujar Rico Waas.


Menurut Rico Waas, nantinya ke depan, setiap jukir resmi wajib menggunakan atribut standar berupa rompi khusus serta jukir akan mengikuti pelatihan yang diselenggarakan Dinas Perhubungan. Pelatihan tersebut mencakup etika pelayanan, pemahaman marka parkir, serta tata cara berinteraksi yang sopan dengan masyarakat.


"Pelatihan ini nantinya akan menjadi salah satu syarat untuk menjadi jukir. Pelatihan tersebut mencakup etika pelayanan, pemahaman marka parkir, serta tata cara berinteraksi yang sopan. Hal ini agar tidak ada lagi jukir yang kurang melayani dan dianggap kasar," kata Rico Waas.


Selain itu, Rico Waas menyampaikan jukir juga diwajibkan bebas narkoba yang dibuktikan dengan surat pernyataan resmi. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan profesionalisme dan kepercayaan masyarakat terhadap layanan parkir di Kota Medan.


"Jukir harus bebas narkoba, yang dibuktikan dengan surat pernyataan bebas narkoba resmi," papar Rico Waas.


Selanjutnya Rico Waas berharap kebijakan baru ini dapat membawa dampak positif, baik dari sisi pelayanan publik maupun dukungan terhadap kondisi ekonomi masyarakat. Meski membutuhkan masa penyesuaian, pemerintah optimistis pembenahan sistem perparkiran ini akan berjalan baik dengan dukungan masyarakat dan media.


"Melalui Perwal baru ini, Pemko Medan berkomitmen menghadirkan sistem parkir yang lebih tertib, transparan, dan berpihak kepada masyarakat", sebut Rico Waas sembari Pemko Medan melalui Dinas Perhubungan akan melakukan sosialisasi terkait Perwal tersebut. (don)

MIFA Sumut Siap Kawal Surat Edaran Walikota Medan Soal Penataan Penjualan Daging Nonhalal
| Selasa, Februari 24, 2026

By On Selasa, Februari 24, 2026


PATIMPUS.COM - Majelis Ilmu Fardhu 'Ain (MIFA) Sumatera Utara menyatakan komitmennya untuk mengawal pelaksanaan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan terkait penataan perdagangan daging non halal di Medan.


Hal itu ditegaskan oleh Ketua Dewan Pembina MIFA Sumut, Tuan Guru Deli KH Prabu Kresno Erde, SSos kepada media pada Selasa, (23/2/2026).


Menurut Tuan Guru Deli KH Prabu Kresno Erde, langkah tersebut merupakan bagian penting dalam menjaga ketertiban, kenyamanan, serta memberikan kepastian bagi masyarakat, khususnya umat Muslim, dalam menjalankan ajaran agama.


Tuan Guru menjelaskan lagi, penataan perdagangan daging non halal perlu dilakukan secara bijak, teratur, dan tetap mengedepankan prinsip toleransi antar umat beragama. Dengan adanya pengaturan yang jelas, diharapkan tidak terjadi lagi kerancuan di lapangan yang dapat meresahkan masyarakat.


“MIFA Sumut siap mengawal kebijakan ini agar berjalan dengan baik, adil, dan tidak menimbulkan konflik di tengah masyarakat,” ujar Tuan Guru Deli.


Ia juga mengajak seluruh pihak, baik pedagang maupun masyarakat, untuk mendukung kebijakan Pemerintah Kota Medan tersebut demi terciptanya ketertiban bersama. MIFA Sumut menilai bahwa kebijakan ini bukan untuk membatasi, melainkan sebagai upaya penataan agar seluruh aktivitas perdagangan berjalan sesuai aturan serta saling menghormati antar keyakinan.


Dengan pengawalan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk MIFA Sumut, diharapkan implementasi SE Wali Kota Medan ini dapat berjalan efektif dan membawa dampak positif bagi kehidupan sosial di Kota Medan. (Soni)

‎DPC Kombat Maimun Komitmen Dukung Satu Tahun Kepemimpinan Rico-Zaki
| Selasa, Februari 24, 2026

By On Selasa, Februari 24, 2026


PATIMPUS.COM - Ratusan Massa dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komando Bela Tanah Air (KOMBAT) Restorasi Indonesia Kota Medan bersama Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan Mahasiswa Kombat melakukan aksi solidaritas damai dengan menyatakan dukungannya terhadap satu tahun Kepemimpinan Wali Kota Medan Rico Waas dan Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap didepan Kantor Wali Kota Medan pada Selasa (24/2/2026).

‎Dalam aksi damai itu, turut hadir pula memberikan dukungan terhadap Kepemimpinan Rico-Zaki Ketua DPC Kombat Medan Maimun M. Yamin Nasution beserta jajaran pengurus dan Dewan Pimpinan Ranting Kelurahan Se Kecamatan Medan Maimun.

‎M. Yamin Nasution didampingi Sekretaris Fefri Amrianto beserta jajaran pengurus dan anggota se Medan Maimun menyatakan dengan tegas Kombat Medan Maimun dibawah komando DPD Kombat Kota Medan komitmen dan siap mendukung penuh langkah dan kebijakan pasangan Wali Kota Medan dan Wakilnya Rico Waas - Zakiyuddin Harahap.

‎"Kami DPC Kombat Medan Maimun dibawah Komando DPD Kombat Restorasi Indonesia Kota Medan komitmen dan mendukung penuh langkah dan kebijakan bang Rico dan bang Zaki sebagai Wali Kota Medan dan Wakil Wali Kota Medan dalam mengokohkan pondasi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, bebas dari mahar jabatan, berintegritas, serta bebas dari praktik korupsi, kolusi, pungutan liar (pungli) di lingkungan Pemko Medan," tegas Yamin.

‎Menurut Yamin, dalam satu tahun kepemimpinan Rico Waas dan Zakiyuddin Harahap telah menunjukkan keberanian melawan sistem bobrok secara nyata yang berpihak pada pemerintahan dengan nilai moral yang berpihak pada kejujuran serta menolak tunduk pada permainan kotor dari segelintir oknum pejabat culas.

‎"Sebagaimana yang dikatakan Ketua DPD Kombat Kota Medan, Kombat Restorasi Indonesia mengajak seluruh warga Kota Medan untuk jangan mau diadu domba demi kepentingan pribadi segelintir oknum. Mari kita jaga persatuan dan kesatuan demi terwujudnya Medan yang Kondusif, Berintegritas, Bebas Mahar Jabatan, Bebas praktik korupsi, kolusi dan Pungli," ungkap Yamin.

‎"Kami juga satu Komando bersama DPD Kombat Medan untuk mengingatkan kepada para oknum 'Bandit Proyek, oknum culas yang menyerang pribadi Wali Kota Medan untuk tidak mengadu domba warga Kota Medan demi kepentingan pribadi karena titipan proyek ditolak. Karena Kami Kombat Siap berdiri didepan melawan," tutup Yamin.

‎Pantauan awak media di lokasi aksi, massa Aksi Kombat Restorasi Indonesia Kota Medan menyatakan Empat Poin yang menjadi dasar dukungan terhadap kepemimpinan Rico Waas dan Zakiyuddin Harahap, diantaranya : 

‎1. Tidak memberi ruang bagi pejabat jahat, culas dan curang di lingkungan Pemko Medan.  

‎Kombat mendukung langkah berani Rico-Zaki membersihkan birokrasi dari oknum yang merusak sistem pemerintahan.

‎2. Rico-Zaki tidak tunduk pada oknum bandit rakus, mafia birokrasi, proyek serta preman politik dan berani menolak segala bentuk pemaksaan kehendak baik dalam penentuan jabatan maupun pengelolaan proyek.

‎3. Kombat mendukung penuh langkah nyata Rico-Zaki dalam menciptakan moral birokrasi pemerintahan yang bersih tanpa korupsi dan pungli.

‎4. Mengapresiasi sikap tegas Wali Kota Medan dalam menolak 'Mahar Jabatan', praktik jual beli posisi. Hal ini membuktikan dalam pemerintahan Rico Waas berjalan dengan transparansi dan prinsip meritokrasi. ‎(Soni)

Makhluk Ini Yang Sebabkan Murid SMK Di Sidikalang Diduga Keracunan MBG
| Senin, Februari 23, 2026

By On Senin, Februari 23, 2026


PATIMPUS.COM - Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Faisal Hasrimy melalui, Sekretaris Dinas Kesehatan Hamid Rijal memberitahu hasil pemeriksaan sampel Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga menjadi penyebab keracunan ratusan siswa di Kabupaten Dairi keracunan.


"Terkait hasil sampel MBG yang telah diperoleh ditemukan adanya mikrobiologi, berdasarkan surat Laboratorium Kesehatan Daerah yang melakukan pemeriksaan mikrobiologi," ujarnya kepada Wartawan, Senin (23/2/2026).


Mikrobiologi tersebut, dikatakan Hamid, ditemukan di kedua sampel MBG yang berasal dari SMK Swasta HKBP Sidikalang dan SMK Arina Sidikalang yang membuat ratusan siswa-siswi keracunan.


"Jadi hasil (laboratorium) ini sudah kita sampaikan bahwa memang ada beberapa temuan dari menu (MBG) hang di uji dan detailnya pun sudah kita sampaikan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Dairi," ucapnya.


Lebih lanjut, Hamid mengatakan bahwa Dinas Kesehatan Sumut telah meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Dairi untuk menelaah lebih lanjut atau dilakukan langkah-langkah lebih lanjut berdasarkan hasil temuan itu.


"Kita harapkan untuk mengambil langkah lebih lanjut, termasuk berkoordinasi dengan pengelola SPPG, Badan Gizi Nasional, Sekolah, Dinas Pendidikan, dan pihak  terkait lainnya," tuturnya.


Koordinasi tersebut didorong agar nanti melakukan advokasi terkait dengan hasil laboratorium yang sudah diserahkan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Dairi kepada seluruh lintas sektor. 


Sebelumnya, menu MBG yang dikonsumsi siswa-siswi SMK Swasta HKBP Sidikalang pada, Senin (9/2/2026) lalu yaitu nasi, ayam gulai, tahu goreng, pisang, timun, selada dan total ada 170 siswa keracunan.


Sedangkan menu MBG untuk siswa-siswi SMK Arina Sidikalang yang diberikan pada (10/2/2026) ialah nasi, ikan goreng, sayur toge, tempe goreng, buah salak dan total ada 110 siswa keracunan.(don)

‎Karang Taruna Medan Maimun Berbagi Takjil Ramadhan Di Kelurahan Sukaraja
| Minggu, Februari 22, 2026

By On Minggu, Februari 22, 2026


PATIMPUS.COM - Memasuki Ramadhan keempat, Karang Taruna Medan Maimun berbagi takjil di sepanjang Jalan Brigjend Katamso Kelurahan Sukaraja, pada Minggu (22/2/2026).

‎Ketua Karang Taruna Medan Maimun Guntur Lubis mengatakan kegiatan berbagi takjil tersebut merupakan program perdana Karang Taruna Medan Maimun yang dilakukan setelah terpilihnya kepengurusan baru.

‎"Ya, Alhamdulillah. Berbagi takjil ini program perdana kita Karang Taruna Medan Maimun, setelah kita melakukan temu karya pemilihan pengurus baru kemarin," kata Guntur.

‎Guntur Lubis menambahkan, terlaksananya kegiatan hari ini juga tidak terlepas dari dukungan Plt Kecamatan Medan Maimun Eva Lucia Br Simamora SE, dan juga dari seluruh jajaran pengurus  Karang Taruna SE Kecamatan Medan Maimun.

‎"Kita Karang Taruna Medan Maimun mengucapkan ribuan terimakasih kepada ibu Camat selaku Plt Kecamatan Medan Maimun ibu Eva Lucia Br Simamora SE, kegiatan ini terlaksana tak terlepas dari dukungan beliau dan juga seluruh jajaran pengurus Karang Taruna SE Kecamatan Medan Maimun," ungkap Guntur.

‎Guntur juga menjelaskan bahwa kegiatan  saat ini bertujuan untuk mempererat silaturrahmi di jajaran pengurus Karang Taruna se Kecamatan Medan, dan berbagi rezeki untuk masyarakat pengguna jalan yang sebentar lagi handak berbuka puasa.

‎Sementara itu, Ketua Panitia Program Ramadhan Hengky Pramono Siregar menyampaikan rasa syukurnya atas terlaksananya kegiatan berbagi takjil untuk masyarakat.

‎Hengky menambahkan kegiatan berbagi takjil ini, nantinya akan digulirkan ke kelurahan lain yang ada di Kecamatan Medan Maimun.  

‎"Ya program berbagi takjil kita hari ini perdana di Kelurahan Sukaraja, nanti akan kita gulirkan ke kelurahan lainnya, kemungkinan Minggu depan di Kelurahan Sei Mati," ungkap Hengki.

‎Hengki juga menyampaikan rasa terimakasihnya kepada para donatur yang turut mendukung terlaksananya kegiatan berbagi takjil bubur kacang hijau.

‎"Terimakasih buat para donatur khususnya kawan-kawan Karang Taruna se Kecamatan Medan, yang ikut berpartisipasi, terimakasih juga kepada ibu Eva yang juga turut mendukung program Ramadhan Karang Taruna Medan Maimun. Semoga niat kita semua menjadi ibadah dan dapat pahala yang berlipat ganda mumpung ini Bulan Ramadhan," tutup Hengki. (Soni)


Medan

Sumut

Komunitas

Pendidikan

Ekbis