Headline News

Pecah Rekor? Awal 2026 Sebanyak 1.127 Warga Medan Masuk IGD RSUD dr Pirngadi

PATIMPUS.COM - Diawal tahun baru 2026, Instasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Pirngadi Medan, dipenuhi warga Medan. ...

Pecah Rekor? Awal 2026 Sebanyak 1.127 Warga Medan Masuk IGD RSUD dr Pirngadi
| Rabu, Januari 07, 2026

By On Rabu, Januari 07, 2026


PATIMPUS.COM - Diawal tahun baru 2026, Instasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Pirngadi Medan, dipenuhi warga Medan.


Jumlah kunjungan pasien yang mendapatkan pelayanan kesehatan dari 1 Januari 2026 itu tercatat mencapai 1.127 orang.


Kepala Bagian Hukum dan Humas RSUD dr Pirngadi Medan, Gibson Girsang, menyampaikan dari jumlah tersebut, 95 pasien tercatat menjalani rawat inap, 870 pasien memperoleh layanan rawat jalan, serta 162 pasien mendapatkan penanganan di Instalasi Gawat Darurat (IGD).


Menurut Gibson, secara umum jumlah pasien yang datang berobat ke RSUD dr Pirngadi Medan pada awal tahun masih tergolong stabil dan tidak mengalami lonjakan yang signifikan. Ia menjelaskan, peningkatan kunjungan hanya terlihat pada layanan rawat jalan, namun jumlahnya masih dalam batas wajar.


“Untuk rawat jalan memang ada kenaikan, tetapi hanya berkisar 50 hingga 100 pasien kunjungan, peningkatan ada, tapi tidak begitu signifikan,” jelasnya.


Ia menambahkan, data jumlah pasien ini menjadi salah satu indikator dalam melihat kebutuhan layanan kesehatan masyarakat di awal tahun. Oleh karena itu, pihak rumah sakit terus melakukan pemantauan terhadap tingkat kunjungan pasien di setiap unit pelayanan.


Gibson juga menegaskan, RSUD dr. Pirngadi Medan tetap berupaya memberikan pelayanan kesehatan secara optimal kepada seluruh pasien, baik rawat inap, rawat jalan, maupun IGD, sesuai dengan prosedur dan standar pelayanan yang berlaku. (don)

‎Muskerwil III Persis Digelar, M Nuh Serukan Kader Tebar Manfaat Untuk Kemaslahatan Ummat
| Kamis, Januari 01, 2026

By On Kamis, Januari 01, 2026


PATIMPUS.COM - Dengan terbentuknya 16 Pimpinan Daerah (PD), Pimpinan Wilayah (PW) Persatuan Islam (PERSIS) Sumatera Utara (Sumut) menggelar Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) III yang berlangsung di Gedung BBGTK Provinsi Sumatera Utara jalan Kenanga Raya No.64, Tanjung Sari, Medan Selayang. Kamis (1/1/2026).

‎Muskerwil III yang mengusung tema 'Transformasi Organisasi Dan Kemandirian Jam'iyah Untuk Kemaslahatan Ummat Di Sumatera Utara' ini dipimpin langsung oleh Ketua PW Persis Sumut, KH. Muhammad Nuh, MSP.

‎Dalam sambutannya, M. Nuh meminta agar semua badan otonom Persis dapat berkoordinasi dengan pengurus wilayah agar kedepan kerja dakwah dapat berjalan seimbang dan serentak.

‎"Karena sudah terbentuk 16 Pimpinan Daerah di Sumut, saya meminta agar semua badan otonom seperti Persistri, Hima Persis, dan Pemuda Persis, bisa berkoordinasi dengan pengurus wilayah sehingga kerja dakwah kedepannya dapat seimbang dan serentak," tegas M. Nuh saat membuka Muskerwil III didampingi Sekretaris Surya Darma, S.SOS.GR, Bendahara Ir Tauhid Ichyar, MT.

‎M. Nuh juga menyerukan kepada semua kader Persis Sumatera Utara agar selalu berbuat amal saleh kapanpun dimanapun dan memperluas komunikasi silaturahmi serta berkolaborasi dengan semua pihak.

‎“Tebarlah manfaat sebanyak-banyaknya. Kader Persis harus berkolaborasi dengan banyak pihak, misal dengan MUI, Karena ladang dakwah ini sangat luas," seru M. Nuh.

‎Sementara itu Ketua Panitia Muskerwil III Joko Imawan, S.Pd.I.,MM  menyampaikan rasa syukur dan ungkapan terimakasih kepada semua pihak yang turut serta mensukseskan acara tersebut.

‎Dalam sambutanya Joko Imawan juga optimis dengan cita-cita luhur para kader PERSIS dalam jalan dakwah untuk kemaslahatan ummat di Sumatera Utara.

‎"Pesan Imam Bajuri bahwa Harapan dan cita-cita harus diperjuangkan. Karena kalau tidak ada gerakan dan perjuangan, maka akan sia sia, " ungkap Joko Imawan.

‎Joko Imawan juga mengatakan, Muskerwil III Persis Sumut ini turut dihadiri Sekretaris Wilayah Surya Darma, S.Sos, Bendahara Ir Tauhid Ichyar, ST, Penasehat Ustad Abdul Azis, Pembina Ustad Mawardi Tanjung, pengurus badan-badan otonom seperti Hima Persis, Persistri dan Pemuda Persis.

‎Hadir juga perwakilan Pengurus Daerah (PD) Persis se-Sumatera Utara, seperti PD Persis Medan, Karo, Serdang Bedagai, Deli Serdang, Langkat, Batubara, Simalungun, Tanjung balai, Dairi, Phak Phak Barat, Labuhan Batu Selatan, Labuhan Batu. (Soni)


Perumda Tirtanadi Sosialisasi Penyesuaian Tarif Air, Ardian Surbakti : Demi Pelayanan Air Minum yang Aman dan Layak
| Selasa, Desember 30, 2025

By On Selasa, Desember 30, 2025


PATIMPUS.COM - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara melakukan sosialisasi penyesuaian tarif air kepada masyarakat di Kantor Pusat Perumda Tirtanadi, Jalan Sisingamangaraja No 1 Medan, Selasa (30/12/2025).


Kegiatan ini dihadiri Kabiro Perekonomian Setdaprovsu, jajaran Direksi Perumda Tirtanadi, Dewan Pengawas, Sekretaris Komisi C DPRD Sumut, Sekda Kota Medan, camat dan lurah se-Kota Medan, elemen mahasiswa, LSM, dan perwakilan tokoh masyarakat dari 21 kecamatan se-Kota Medan.


Direktur Utama Perumda Tirtanadi Ardian Surbakti mengatakan, penyesuaian tarif air ini sudah melakukan kajian mendalam. "Kebijakan ini demi keberlangsungan pelayanan air minum yang aman, layak, dan berkelanjutan," kata Ardian.


Dirut juga berharap masukan dari para pemangku kepentingan dan masyarakat guna mendukung peningkatan kualitas layanan Perumda Tirtanadi kepada masyarakat. “Masukan yang membangun sangat diperlukan agar Perumda Tirtanadi dapat terus berbenah dan pada akhirnya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya.


Sementara Kepala Biro Perekonomian Setdaprovsu Poppy Marulita Hutagalung menyampaikan, prinsipnya Pemprov Sumut memberikan perhatian serius terhadap rencana penyesuaian tarif air minum tersebut.


Menurut Poppy, Pemprov Sumut telah menyampaikan rekomendasi rentang tarif kepada Perumda Tirtanadi sejak Juni 2024, yakni mulai dari sekitar Rp4.885 hingga Rp13.000 per meter kubik, dengan mempertimbangkan kemampuan masyarakat dan keberlanjutan perusahaan. “Sebelumnya kita telah melakukan sosialisasi untuk zona 1, dan ke depan sosialisasi akan dilanjutkan ke zona 2 yang mencakup kabupaten dan kota,” jelasnya.


Ia juga menegaskan, ada dua sisi yang harus dipertimbangkan secara matang dalam penyesuaian tarif air ini. Pertama, jika tarif tidak disesuaikan, dapat berdampak pada kesehatan keuangan BUMD. Namun di sisi lain, kenaikan tarif juga berpotensi memengaruhi tingkat inflasi.


Poppy berharap, kegiatan sosialisasi ini dapat menjadi ruang dialog yang produktif antara Perumda Tirtanadi, pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat, sehingga kebijakan penyesuaian tarif air minum dapat diterapkan secara adil, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.


Sementara Direktur Administrasi dan Keuangan Perumda Tirtanadi Salman  Sihotang mengungkapkan, penyesuaian tarif air ini merupakan program Pemprov Sumut yang dituangkan dalam program Perumda Tirtanadi sebagai program sosial ke masyarakat, terutama membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yaitu dengan kategori rumah sangat sederhana sesuai ketentuan Permendagri Nomor 71 tahun 2020.


"Untuk membantu dan memudahkan masyarakat tersebut kami dalam setahun ini bersama tim ahli telah melakukan kajian dalam memutuskan perubahan tarif yang lebih rendah dibandingkan tarif sebelumnya," ujar Salman.


Dampak dari perubahan tarif ini, menurut Salman, tidak hanya berlaku kepada masyarakat berpenghasilan rendah, tapi juga pada tarif seluruh pelanggan, baik sosial, rumah tangga, niaga, dan industri, yang dikelompokkan dalam kelompok baru sesuai Permendagri dengan perubahan tarif lebih rendah pada kelompok kategori 1 dan 2. "Pada prinsipnya penyesuaian yang lebih rendah dibanding tarif tahun lalu terkhusus kepada masyarakat MBR. Disamping itu ada perubahan tarif untuk pengguna atau pelanggan yang  mengkonsumsi air di atas 20.000 kubik (diluar kebutuhan dasar air ) untuk pelanggan konsumtif dan komersial. Untuk itu dihimbau kepada pelanggan agar menggunakan air seperlunya,"ujar Salman.


Penyesuaian tarif yang berlaku mulai pemakaian Bulan Februari 2026 ini didasari blok-blok tarif dasar pelanggan. Yakni Kelompok 1 merupakan MBR dan sosial yang dikenakan tarif rendah atau subsidi. Kemudian pelanggan kelompok 2 merupakan rumah tangga, dikenakan tarif lebih tinggi dari tarif rendah. Kemudian kelompok 3 yang memanfaatkan air minum untuk mendukung kegiatan perekonomian, membayar dengan tarif minimum.


Adapun penetapan tarif disesuaikan dengan blok-blok tarif air yang telah ditetapkan. Pertama, Blok tarif 1 dengan konsumsi 0-10 meter kubik yakni pelanggan yang menggunakan air minum untuk memenuhi standar kebutuhan hidup sehari hari. 

Blok 2 merupakan pelanggan dengan konsumsi pemakaian 10-20 meter kubik yakni pelanggan menggunakan air minum tingkat atas atau standar. Kemudian Blok 3,  pemakaian 20-30 meter kubik, pelanggan menggunakan air minum dua tingkat di atas kebutuhan standar, dan terakhir Blok 4, pemakaian di atas 30 meter kubik dengan menggunakan air minum untuk mendukung kegiatan perekonomian dengan nilai tambah atau komersial.


Adapun tarif lama yang dipergunakan sejak 2017 hingga saat ini, dimana masih menggunakan 2 kategori blok tarif air yaitu di bawah 10 meter kubik sampai 10 meter kubik dan di atas 10 meter kubik. Dengan paling rendah tarif untuk sosial yakni 1,30 per liter per rupiah masih dibawah tarif batas atas 12,61 per liter per rupiah.


Sedangkan tarif baru yang akan digunakan tidak ada perubahan signifikan, hanya saja kategori blok tarif yang berubah dari dua blok tarif menjadi empat blok kategori tarif.


Salman mencontohkan, tarif baru yang akan diberlakukan untuk sosial umum dan sosial khusus, sebelumnya di angka 1,30 per liter per rupiah, pada tarif baru ini mengalami penurunan menjadi 0,15 per liter per rupiah. "Untuk tarif rumah tangga juga terjadi penurunan dari 1,30 ke 0,94 dan seterusnya," pungkasnya. (don)

‎STAI Hikmatul Fadhilah Wisuda 50 Sarjana Pendidikan Agama
| Jumat, Desember 26, 2025

By On Jumat, Desember 26, 2025


PATIMPUS.COM -  Sekolah Tinggi  Agama Islam (STAI) Hikmatul Fadhilah melaksanakan wisuda Sekira 50  Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), pada Selasa (23/12/2025) di Hotel Karibia Boutique Jalan Timor, Medan Timur.

‎Hadir dalam acara Wisuda Sarjana STAI Hikmatul Fadhilah, diantaranya Kapolrestabes Medan yang di wakili Kapolsek Medan Timur Komisaris Polisi Agus Butar-butar, Dandim 0201/Medan di wakili Danramil 02/MT Kapten Inf Sugino, Walikota Medan di wakili Kabid Pembinaan Ketenagaan Mujiono, Kementerian Agama Medan diwakili Kepala Seksi Penyelenggara Zakat dan Wakaf Firdansyah Manaek, S.Ag, MH, Ketua Badan Penyelenggara PTS Prof Dr Bahdin Nur Tanjung, SE, MM, Ketua Forum Pengajian Sumatera Utara, Hj Khalijah Erde, perwakilan MUI Medan dan para orang tua wisudawan.

‎Hj Hikmatul Fadhilah selaku Ketua STAI, Hikmatul Fadhilah dalam sambutannya mengatkan, bahwa wisuda bukanlah akhir dari proses belajar. Wisuda merupakan momentum untuk bisa melangkah maju ke depan.

‎"Wisuda adalah titik momentum dari sebuah proses panjang pendidikan yang telah dilalui dengan segala pengorbanan, waktu, tenaga, fikiran dan biaya. Itu semua terbayarkan dengan pengukuhan wisuda hari ini, Kita berharap seluruh wisudawan STAI Hikmatul Fadhilah terdepan pada capaian perubahan sosial yang cepat," ujar Hj Hikmatul Fadhilah.

‎Lebih jauh ditegaskan aktifis dan tokoh pendidikan perempuan Sumatera Utara ini bahwa penguasaan ilmu dan teknologi berbasis digitalisasi, menuntut seorang sarjana untuk mampu merespon dan beradaptasi dengan perubahan yang ada.

‎"Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berbasis digitalisasi menuntut setiap wisudawan agar mampu beradaptasi dengan perubahan yang ada, teruslah gali seluruh potensi yang ada, jangan cepat berpuas diri dengan yang didapatkan saat ini,"tegasnya.

‎Disamping itu, Ketua STAI Hikmatul Fadhilah mengingatkan agar para wisudawan tetap menjunjung tinggi kehormatan almamater, orang tua dan kehormatan diri sebagai seorang sarjana.

‎"Kepada wisudawan jadilah pribadi yang baik, soleh dan bertanggung jawab, hormati orang tua, jaga nama baik almamater dan jaga kehormatan sebagai seorang intelektual," ujarnya.

‎Sementara Orasi ilmiah disampaikan Prof Dr H Bahdin Nur Tanjung, SE, MM Ketua Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta (ABPPTS) Sumatera Utara kembali mengingatkan dan menegaskan, masa depan penuh tantangan.

‎"Pendidikan guru agama Islam sangat dibutuhkan di semua jenjang pendidikan, sebab posisi guru agama memiliki posisi strategis guna menyiapkan para siswa yang berakhlak, bermoral dan soleh,"ujar Prof Bahdin.

‎Lebih jauh disampaikan mantan Rektor UMSU ini, bahwa posisi Perguruan Tinggi Swasta berkontribusi aktif bagi terwujudnya cita-cita proklamasi perjuangan kemerdekaan, yakni mencerdaskan bangsa lewat pendidikan.

‎"Posisi PTS dan PTN turut berkontribusi besar terciptanya generasi bangsa yang cerdas, unggul dan kompetitif, untuk itu mari gali terus potensi diri dan jangan merasa minder (tidak percaya diri) perubahan global menuntut kemampuan diri, adaptif  kemajuan teknologi dan Kampus berperan penting untuk mewujudkan cita-cita pendiri bangsa,"ucapnya.

‎Walikota Medan diwakili Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan,Mujiono, mengatakan wisuda bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan mulai mentutut tanggung jawab mengaplikasi ilmunya ditengah masyarakat.

‎"Pemko Medan mendukung institusi pendidikan bagi kemajuan dan peradaban. Kehadiran lulusan STAI Hikmatul Fadhilah melengkapi kebutuhan guru agama di tiap jenjang pendidikan. Kota Medan terus bergerak menuju Kota yang maju untuk itu dibutuhkan sumberdaya manusia yang berkualitas bagi kemajuan Kota," ucap Mujiono saat membacakan pidato Walikota Medan.

‎Kementerian Agama Kota Medan di wakili Kepala Seksi Penyelenggara Zakat dan Wakaf (PZW) Firdansyah Manaek Hasibuan, S.Ag, MH menegaskan lulusan lembaga pendidikan Islam mampu bersaing dengan lembaga pendidikan lainnya.

‎"Pendidikan dibutuhkan komitmen dan kesungguhan dalam mengelola satuan pendidikan yang berkualitas berbasis teknologi dan STAI Hikmatul Fadhilah mampu beradaptasi dengan kemajuan yang ada, kita berharap lulusan STAI Hikmatul Fadhilah mampu bersaing di tataran perubahan yang kompetitif,"ucap Firdan.

‎Sementara yang mewakili Kapolrestabes Medan,  Kapolsek Medan Timur, Kompol agus butar-butar mengatakan agar para wisudawan STAI Hikmatul Fadhillah dapat menjadi manfaat bagi orang lain.


‎"Jadi lah kita bisa bermanfaat untuk orang lain terutama kepada bangsa dan negara," ujarnya.

‎Sedangkan Dandim 0201/ Medan diwaili Danramil 02/MT, Kapten Inf Sugino

‎Danramil 02 Medan Timur mengucapkan selamat kepada para wisudawan. Kedepan ilmu yang didapat dapat dilaksankan di lpangan dengan baik.


"Jangan sombong dan manfaakan ilmu tersebut untuk kesejaheraan di sekitar kita," ujarnya. Rangkaian acara wisuda diakhiri prosesi pelantikan dan photo bersama.  (Soni)

Sambut Nataru 2025, RSU Haji Medan Sesuaikan Jadwal Pelayanan
| Rabu, Desember 24, 2025

By On Rabu, Desember 24, 2025


PATIMPUS.COM - Direktur Rumah Sakit Umum (RSU) Haji Medan, Sri Suriani Purnamawati SSi Apt, mengatakan bahwa, terdapat beberapa penyesuaian layanan kesehatan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.


Sri menegaskan bahwa, selama libur Nataru 2025/2026 pelayanan gawat darurat melalui Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan layanan rawat inap tetap berjalan normal.


"Selama libur Nataru, layanan IGD RSU Haji Medan tetap buka 24 jam seperti biasa, untuk melayani pasien gawat darurat dan rawat inap," ujarnya kepada wartawan, Rabu (24/12/2025). 


Lebih lanjut, Sri mengatakan jika khusus pelayanan rawat jalan melalui poliklinik bagi para pasien, akan diliburkan selama beberapa hari kedepan. 


"Layanan rawat jalan, pada tanggal 25 dan 26 Desember 2025 sementara tidak beroperasi dan akan kembali buka pada tanggal 27 Desember 2025 sesuai jadwal normal," ucapnya. (don)

Jelang Libur Nataru, Layanan Kesehatan untuk  Peserta JKN Tetap
| Rabu, Desember 24, 2025

By On Rabu, Desember 24, 2025

foto : istimewa

PATIMPUS.COM - Memasuki masa libur Natal dan tahun  baru (Nataru), BPJS Kesehatan memastikan peserta Program Jaminan Kesehatan (JKN) tetap dapat mengakses layanan kesehatan yang diperlukan meski sedang berada di luar kota. 


Hal ini sesuai dengan prinsip portabilitas JKN yang memungkinkan pesertanya untuk memperoleh layanan kesehatan di seluruh wilayah Indonesia sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku. 


“Peserta JKN bisa mengakses pelayanan kesehatan di seluruh Indonesia, tidak bergantung pada domisili  KTP yang bersangkutan. Jadi meski sedang di luar  kota, peserta tetap bisa mengakses layanan kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) kota tersebut maksimal 3 kali. Yang  penting, pastikan status kepesertaan JKN Anda aktif dan ikuti prosedur berobat yang berlaku,” kata Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah pada Selasa (23/12). 


Rizzky juga menjelaskan  bahwa dalam situasi gawat darurat, peserta JKN dapat mengakses Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit terdekat  tanpa perlu surat rujukan,  baik yang telah bekerja sama maupun yang belum  bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.


Ia menjelaskan penilaian terhadap kondisi darurat ini dilakukan oleh dokter yang menangani pasien tersebut. Sesuai Peraturan  Presiden Nomor 82 Tahun  2018 dan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor  47 Tahun 2018, kondisi gawat darurat mencakup keadaan yang berisiko tinggi terhadap nyawa pasien, seperti gangguan pada jalan napas, pernapasan, sirkulasi, penurunan kesadaran, dan kondisi medis lainnya yang serupa. 


“Saat di luar kota, peserta  JKN juga bisa mengecek lokasi fasilitas kesehatan yang berada paling dekat dengan lokasinya saat itu melalui Aplikasi Mobile JKN pada menu Info Lokasi Faskes. Jika peserta perlu informasi atau mau  menyampaikan pengaduan, juga bisa dilakukan lewat aplikasi ini. Selain lewat Aplikasi Mobile JKN, peserta juga bisa mengakses layanan informasi, administrasi, dan pengaduan melalui chat Whatsapp PANDAWA  di nomor 08118165165 atau BPJS Kesehatan Care Center 165. 


"Harapan kami, kanal-kanal layanan ini bisa membantu peserta JKN, termasuk bagi yang sedang bepergian ke luar kota,” kata Rizzky. 


Di sisi lain, fasilitas kesehatan yang menjadi mitra BPJS Kesehatan juga turut bersiap memastikan peserta JKN dan masyarakat luas tetap  bisa mengakses layanan kesehatan yang diperlukan saat musim libur Nataru. 


Salah satunya disampaikan oleh Direktur RS Mitra Siaga Tegal, dr  Ahmad Shohibul Birry. Ia menuturkan bahwa pihaknya telah menyiagakan dokter di bagian IGD dan empat poli besar rumah sakit. 


“Seperti tahun-tahun yang lalu, kita siagakan dokter di IGD maupun di poli anak, kebidanan, bedah, dan penyakit dalam. Biasanya banyak pasien-pasien emergency di situ. Dokter tetap pasien  yang datang bisa tertangani dengan baik,” kata dr Birry. Ia menambahkan, pihaknya  dan rumah sakit sestandby, sehingga insya Allah Kabupaten Tegal juga telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat sebagai langkah antisipatif apabila terjadi ledakan pasien. Apalagi RS Mitra Siaga Tegal berada tak jauh dari jalur Pantura yang padat arus kendaraan saat libur Nataru. 


“Pengalaman-pengalaman  lalu, di  daerah dekat jalan  raya, biasanya rawan kecelakaan. Sudah kita siapkan IGD 24 jam nonstop. Insya Allah tidak ada satu rumah sakit yang penuh dengan pasien karena sudah dipersiapkan pembagian dan antisipasi distribusi pasiennya.


Bagi masyarakat yang  bepergian ke luar kota, tetap tenang di perjalanan, jangan stres dan tegang. Perhatikan asupan makan, jangan sampai terlambat makan. Selain itu juga sempatkan beristirahat di perjalanan supaya fisik tidak kelelahan,” ujarnya. (don)

Medan

Sumut

Komunitas

Pendidikan

Ekbis